JAKARTA, KOMPAS.TV - Relawan kemanusiaan Gaza, Asad Aras, menegaskan pengalaman penyiksaan yang dialaminya tidak membuat dirinya maupun relawan lain takut untuk kembali membantu Palestina.
Asad mengatakan, seluruh relawan tetap memiliki tekad kuat untuk kembali berangkat jika suatu saat dibutuhkan.
Menurutnya, jalur apa pun akan ditempuh demi menyalurkan bantuan dan memperjuangkan keadilan bagi Palestina.
Asad menilai kegagalan pemerintah dunia dalam menghentikan konflik membuat masyarakat sipil akhirnya bergerak langsung.
Ia juga menyoroti posisi Indonesia sebagai negara dengan mayoritas Muslim terbesar di dunia. Menurutnya, masyarakat perlu memahami bahwa warga Palestina selama ini telah lebih dulu berkorban.
Asad menyebut Palestina memiliki arti penting bagi umat Islam karena di wilayah tersebut terdapat Masjid Al-Aqsa.
Menurut Asad, warga Palestina selama ini menjadi pihak yang berada di garis depan mempertahankan wilayah tersebut dengan pengorbanan besar.
Maka, dirinya dan para relawan merasa perlu melakukan aksi nyata yang lebih besar dibanding sekadar menyebarkan informasi atau menggalang donasi.
Bagaimana menurut Anda?
Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/f-0g1wMsx0o
#gaza #israel #relawan
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/671647/relawan-gaza-siap-kembali-berlayar-meski-disiksa-dan-terancam-nyawa-demi-palestina-rosi